Selasa, 03 Oktober 2017

Berteman dengan Najma Mahreen😄

Najma Mahreen
Berteman Dengan Najma Mahreen😄

     Najma Mahreen, gadis yang yang sedang berusaha untuk mengejar cita-cita. Seperti namanya, Najma kelak ingin seperti bintang yang bersinar dilangit.
  
     Najma kini baru saja menyelesaikan Sekolah Menengah Kejuruannya disalah satu sekolah swasta daerah Kota Bekasi. Diposisi ini lah dia bingung untuk menentukan apa yang dia pilih karena pilihannya adalah 2 yaitu kuliah dan bekerja. Karna kesempatan untuk memilih itu masih panjang, Najma diberi kesempatan oleh Ayahnya untuk refreshing bersama teman-teman dan liburan ke pulau Sumatera bulan depan.

     Selang 3 hari setelah kelulusan nya , Najma dan  2 sahabatnya berkunjung ke rumah salah satu sahabatnya untuk merayakan kelulusan mereka. Najma memiliki 3 orang sahabat yang bernama Arina, Tina, dan Shila. Mereka terlihat akrab satu sama lain walau mereka sesekali terlihat bertengkar. Banyak hal yang di bicarakan jika sedang bersama-sama seperti ini, dan hal yang paling seru dibicarakan adalah soal cinta.

     Ketika bicara soal cinta, hanya Najma yang setia mendengarkan tanpa ikut mencampuri obrolan sahabat-sahabatnya. Karna Najma tidak mempunyai pacar atau gebetan itu alasannya dia memilih diam dan mendengarkan Arina curhat sambil sesekali Najma mengambil cemilan yang ada didepannya. Arina memang gadis baik dan cantik, tak heran banyak laki-laki yang suka padanya dan tak jarang laki-laki menitipkan pesan cinta lewat Najma. Sedangkan Shila seorang gadis perantauan, yang hidupnya di kost-kostan selama hampir 3 tahun ini, dia pun tak kalah cantik dari Arina, tampang yang sedikit blasteran Arab itulah daya tariknya. Dan satu lagi sahabat Najma yang bernama Tina, perempuan tomboy tapi cantik dengan kulit hitam manis, yang menjadi teman Najma ketika melakukan kekacauan" di sekolah yang juga di sukai oleh laki-laki. 

     Terlepas dari curhatan sahabat-sahabat nya, di lubuk hati Najma ingin memiliki pacar atau sekedar teman dekat. Tapi Najma belum punya keberanian untuk itu, Najma cukup tahu diri, dia  tidak secantik sahabat-sahabat nya, dia yg hanya berpenampilan sederhana dan hanya menggunakan bedak baby kemanapun dia pergi tanpa menggunakan lipbalm. Sesekali Najma pun merasa canggung jika berada di dekat laki-laki sebayanya. Tetapi di lubuk hatinya ada seseorang yang Najma sukai, yang ketika ia berada didekatnya hati dia bergetar dan merasa canggung seolah berdiri didepannya pun Najma tak sanggup. Sesekali Najma hanya melihat dia dari jarak jauh atau dari jendela kelas ketika laki-laki yg dia sukai sedang bermain basket, dan mengumpat jika laki-laki itu memergoki Najma sedang curi-curi pandang.

To be continued...